DOSEN : KHIKI PURNAWATI K , S.ST , M.Kes
MATA KULIAH : PMM-A
LAPORAN
HASIL PRAKTIKUM PEMERIKSAAN KADAR TIMBAL
(Pb) PADA UBI GORENG DI JL.TODDOPULI X
KELURAHAN BORONG RAYA KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKSSAR

Oleh :
PO714221151063
: Karmila
KEMENTERIAN
KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK
KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MAKASSAR
JURUSAN
KESEHATAN LINGKUNGAN
TAHUN 2017
DASAR TEORI
Salah satu makanan yang tercemar logam timbal (Pb)
adalah gorengan. Gorengan yang disajikan di pinggir jalan ramai biasanya tidak
ditempatkan dalam wadah tertutup. Sehingga debu, asap kendaraan dan kotoran
menempel dimakanan berminyak dan masuk ke dalam tubuh (Rikhal dan Syahdam, 2011).
Menurut Yuliarti (2007), makanan gorengan yang dibungkus rapat dan dijual di
tempat yang tidak banyak dilewati kendaraan bermotor, akan lebih aman
dikonsumsi. Salah satu polutan diudara akibat polusi adalah timbal (Pb). Logam
timbal (Pb) mendapat perhatian khusus karena sifatnya beracun terhadap manusia.
Timbal (Pb) masuk ke dalam tubuh melalui konsumsi makanan, minuman, udara, air,
serta debu tercemar timbale (Pb).
HASIL
Pemeriksaan kadar
timbal ( Pb) pada ubi goreng
Sampel
: ubi goreng
Jenis
pemeriksaan : timbal ( Pb )
Tanggal/waktu
: 3 april 2017/16:50 WITA
Tempat/
asal sampel : Jl.Toddopuli X , Kel . Borong Raya , Kec. Panakkukang , Kota
Makassar
Tujuan
: untuk mengetahui kadar Pb ( timbal )
Alat
dan bahan :
1 . timbangan
2 . gelas ukur 100 ml
3 . reagent Pb
4 . spectroquant NOVA
5. tabung
6 . aquades/air
7 . stamper dan lumpang
Prosedur
kerja :
1
. timbang sampel ubi goreng sebanyak 25,00 gram
2
. masukkan ke dalam gelas kemudian siapkan stamper dan lumpang
3
. kemudian haluskan sampel yang telah di timbang tadi dengan stamper dan lumping
4
. lalu , masukkan kembali ke dalam gelas ukur dan tambahkan air hinggah sampel
tercampur rata
5
. masukkan ke dalam tabung sebanyak 75 ml
6
. setelah itu , tambahkan reagent Pb 3 tetes
7
. untuk mengetahui kadar Pb , kemudian gunakan spectroquan NOVA untuk mengukur
jumlah kandungan Pb dalam sampel
Berdasarkan praktikum yang telah
dilakukan maka diperoleh hasil sebagai berikut , Kadar Pb yang di ukur dengan spectroquant
NOVA : 0,744 mg/l yang telah di tambahkan dengan reagent Pb sebanyak 3 tetes
maka , dapat dihitung :
0,744
mg/l x 3 = 2,232 mg/l
ANALISA HASIL
Lokasi pengambilan sampel dilakukan di jl .Toddopuli
X , kelurahan borong raya , kecamatan panakkukang , kota Makassar . Kawasan
atau lokasi pengambilan sampel tersebut berada di pinggiran jalan raya yang
dimana dapat menjadi salah satu sumber pencemar oleh asap kendaraan bermotor . Pemeriksaan Laboratorium
menggunakan metode spectroquant NOVA untuk mengetahui kadar timbal (Pb) secara
kuantitatif.
Pada praktikum yang telah dilakukan , kadar timbal ( Pb ) diperoleh 2,232 mg/l yang dimana berdasarkan SNI (
standar nasional Indonesia ) tahun 2009 batas maksimum cemaran logam berat pada
makanan adalah 0,25 mg/kg dan hasil praktikum sangat jauh dari ambang batas
cemaran . oleh karena itu , sampel tersebut tidak memenuhi standar kelayakan
konsumsi terus-menerus karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh
manusia.
Kesimpulan
Kadar timbal ( Pb )
yang diperoleh dari hasil pemeriksaan adalah 2,232 mg/l yang sangat tinggi .
Salah satu sumber pencemarannnya adalah polusi kendaraan bermotor karena
gorengan yang di jajankan berada di tempat terbuka dan tidak di tutup . Maka
dari itu , dalam mengonsumsinya perlu pertimbangan .
Gangguan kesehatan apa saja yg dapat mengganngu jika makanan terpapar pb??????
BalasHapus